JAKARTA – Nama Alim Setiawan Slamet menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melantiknya sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Alim merupakan Rektor IPB University yang baru menjabat sejak Desember 2025. Sebelum mendapat penugasan di pemerintahan, ia dikenal sebagai akademisi dengan latar belakang keilmuan di bidang manajemen dan agribisnis.
Pelantikannya sebagai Wakil Menteri Pertanian dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Alim selanjutnya bergabung dengan jajaran pimpinan Kementerian Pertanian yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Ia juga akan bekerja bersama Muhammad Saleh Mustafa yang sebelumnya dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian pada 1 Oktober 2026.
Lantas, bagaimana rekam jejak Alim Setiawan Slamet sebelum dipercaya menduduki jabatan tersebut?
Riwayat Pendidikan dan Karier Akademik
Alim Setiawan Slamet lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 27 Februari 1982.
Ia memiliki latar belakang pendidikan tinggi dalam bidang teknologi industri pertanian dan agribisnis.
Pendidikan sarjana dan magisternya ditempuh di IPB University. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan doktoral di Ehime University, Jepang, dalam bidang Agricultural Marketing and Agribusiness.
Setelah mengembangkan karier sebagai akademisi, Alim dipercaya menduduki sejumlah posisi struktural di IPB University.
Ia pernah menjabat Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier pada periode 2018–2022.
Karier kepemimpinannya berlanjut ketika dipercaya sebagai Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur pada periode 2022–2025.
Pada Desember 2025, Alim kemudian terpilih menjadi Rektor IPB University Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028.
Ia menggantikan Arif Satria yang sebelumnya mendapat penugasan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Alim resmi dilantik sebagai rektor pada 11 Desember 2025. Dengan demikian, ia baru menjalankan jabatan tersebut sekitar 10 bulan ketika mendapat kepercayaan sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Keahlian yang Berkaitan dengan Pertanian
Dalam bidang akademik, Alim memiliki sejumlah keahlian yang berhubungan dengan manajemen dan pengembangan sistem agribisnis.
Beberapa di antaranya adalah manajemen strategis, riset operasional, manajemen rantai pasok, serta pemasaran agrikultur.
Bidang tersebut berkaitan dengan berbagai kebutuhan sektor pertanian, termasuk pengelolaan distribusi hasil produksi, penguatan tata kelola usaha pertanian, serta peningkatan daya saing komoditas.
Sebelum resmi dilantik pada Kamis sore, Alim diketahui sempat menerima panggilan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk datang ke Istana Kepresidenan.
Ia mengaku masih menjalankan aktivitas akademik di IPB University ketika mendapat panggilan tersebut.
Setelah mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo, Alim resmi mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Pengangkatannya sekaligus menambah daftar akademisi IPB University yang dipercaya menduduki jabatan strategis di pemerintahan pusat.
