HYROX Meluas ke Lebih dari 30 Negara, Indonesia Resmi Masuk Peta Kompetisi

JAKARTA – HYROX memperluas jangkauan kompetisinya ke lebih dari 30 negara setelah tumbuh dari sebuah perlombaan kebugaran berskala kecil di Hamburg, Jerman. Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam ekspansi fitness racing tersebut pada 2026.

Debut resminya berlangsung melalui AirAsia HYROX Jakarta pada 27–28 Juni 2026. Kompetisi diselenggarakan di Nusantara International Convention Exhibition, kawasan PIK 2, Tangerang, dengan mempertandingkan sejumlah kategori individu dan tim.

HYROX mempertemukan olahraga lari dan latihan fungsional dalam satu rangkaian. Peserta berlari sejauh satu kilometer, menyelesaikan satu stasiun latihan, kemudian kembali ke lintasan. Siklus itu diulang delapan kali.

Stasiun yang dihadapi terdiri atas SkiErg, sled push, sled pull, burpee broad jump, rowing, farmers carry, sandbag lunges, dan wall ball. Dengan total lari delapan kilometer, perlombaan menguji stamina sekaligus kekuatan tubuh.

Formatnya dibuat sama di seluruh lokasi penyelenggaraan. Standardisasi tersebut memungkinkan hasil peserta dari Jakarta dibandingkan dengan catatan waktu kompetitor di kota dan negara lain.

HYROX didirikan Christian Toetzke dan Moritz Fürste pada 2017. Fürste merupakan mantan atlet hoki Jerman yang pernah meraih medali emas Olimpiade. Event perdana mereka hanya menarik sekitar 700 peserta.

Pertumbuhannya meningkat tajam setelah pandemi Covid-19. Pada musim 2025–2026, HYROX menggelar lebih dari 100 event dengan sekitar 1,4 juta peserta dan 1,5 juta penonton.

Perkembangan bisnis terbaru terjadi pada September 2026. Toetzke dan Fürste bersama konsorsium yang dipimpin L Catterton mengambil kembali kepemilikan mayoritas HYROX dari Infront Sports & Media.

Nilai transaksi tidak diumumkan secara resmi. Namun, sejumlah laporan memperkirakan valuasi perusahaan kompetisi kebugaran tersebut telah mencapai sekitar 600 juta euro.

Selain memperluas negara penyelenggara, HYROX mengembangkan pusat latihan afiliasi dan program komunitas. Ekosistem tersebut membantu peserta mempersiapkan diri menggunakan standar latihan yang sesuai dengan format perlombaan.

Penyelenggara HYROX juga membidik peluang agar fitness racing masuk dalam program Olimpiade 2032 atau 2036. Target itu masih membutuhkan perjalanan panjang, termasuk pengakuan organisasi dan pemenuhan tata kelola olahraga internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *