Mensos dan Wamensos Hadiri Open House Sekolah Rakyat Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri open house Sekolah Rakyat Kota Bekasi. Kegiatan tersebut memperkenalkan sarana dan prasarana pendidikan, program pembelajaran, serta aktivitas dan hasil karya siswa.

Kunjungan rombongan disambut dengan beragam penampilan siswa. Rangkaian acara kemudian memberikan kesempatan kepada para tamu untuk mengenal kegiatan pendidikan sekaligus melihat hasil pengembangan kreativitas dan keterampilan di lingkungan sekolah.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, unsur Inspektorat Kota Bekasi, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Hadir pula jajaran kepolisian, di antaranya Wakapolres, Kasat Binmas, serta Kapolsek Rawalumbu.

Selain diikuti peserta yang hadir secara langsung, open house terhubung dengan sekitar 182 Sekolah Rakyat se-Indonesia melalui Zoom. Peserta virtual mengikuti kegiatan yang memperkenalkan berbagai aspek pembelajaran di Sekolah Rakyat Kota Bekasi.

Dalam rangkaian kunjungan, Menteri Sosial bersama rombongan meninjau karya siswa jenjang SMA. Sejumlah karya yang diperkenalkan meliputi lukisan Menteri Sosial dan Presiden Republik Indonesia yang dibuat menggunakan bahan daur ulang.

Siswa juga memperlihatkan perahu elektrik serbaguna, kerajinan tangan, serta telur asin hasil olahan mereka. Karya-karya tersebut menjadi bagian dari pengenalan kegiatan keterampilan yang dijalankan siswa selama mengikuti proses pendidikan.

Saifullah Yusuf memberikan apresiasi atas kreativitas para siswa. Ia berharap hasil karya yang telah dibuat dapat terus dikembangkan sehingga menjadi bekal keterampilan dan membuka kesempatan bagi mereka untuk berkarya secara mandiri.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial menegaskan peran Sekolah Rakyat dalam membentuk karakter. Menurutnya, sekolah juga hadir untuk membantu membangkitkan semangat anak-anak yang menghadapi keterbatasan agar berani menatap masa depan.

Pendidikan dan pembinaan diharapkan memberikan dukungan bagi siswa untuk mengenali potensi diri. Kepercayaan diri perlu dibangun agar mereka memiliki keberanian untuk mengembangkan kemampuan serta memperjuangkan cita-cita.

“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka,” ujar Menteri Sosial.

Melalui pengenalan fasilitas, program, dan karya siswa, open house memperlihatkan cakupan pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Bekasi. Pembelajaran akademik menjadi bagian dari proses yang juga mencakup pengembangan keterampilan, kreativitas, pembentukan karakter, serta kemandirian untuk menghadapi masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *