KOTA BEKASI – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kembali menjadi sorotan setelah Anggota DPRD Kota Bekasi Rudy Heryansah menerima sedikitnya 15 usulan perbaikan rumah dari masyarakat selama masa reses. Ia meminta Pemerintah Kota Bekasi segera mempercepat realisasi program tersebut melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Rudy mengatakan, kebutuhan akan bantuan Rutilahu menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam kegiatan reses yang berlangsung pada 7 hingga 12 Juli 2026. Aspirasi tersebut berasal dari masyarakat di Kecamatan Medan Satria dan Kecamatan Bekasi Utara.
Menurutnya, sebagian besar rumah yang diusulkan berada dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan renovasi agar aman untuk ditempati.
“Banyak warga berharap program Rutilahu segera direalisasikan karena kondisi rumah mereka sudah tidak layak, terutama ketika musim hujan yang dapat memperparah kerusakan bangunan,” ujar Rudy, Kamis (9/7/2026).
Ia berharap seluruh usulan yang diterimanya dapat diakomodasi melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada APBD Perubahan 2026. Dengan dukungan anggaran tersebut, proses renovasi rumah warga diharapkan bisa segera dilaksanakan.
Rudy menilai program Rutilahu merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, yakni menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni agar segera mengajukan permohonan bantuan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Pendataan yang akurat, menurutnya, akan membantu proses verifikasi sehingga bantuan dapat diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria.
“Dengan pendataan yang baik, penyaluran bantuan akan lebih tepat sasaran dan manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Rudy menegaskan DPRD Kota Bekasi akan terus mengawal pembahasan anggaran serta pelaksanaan program Rutilahu agar seluruh usulan masyarakat yang memenuhi syarat dapat direalisasikan secara bertahap.
Ia berharap percepatan program Rutilahu dapat meningkatkan kualitas permukiman di Kota Bekasi sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.
