JAKARTA – Jakarta International Baby Products & Toys Expo (IBTE) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Pameran berskala internasional ini akan mempertemukan pelaku industri mainan, produk bayi, stationery, hingga industri kreatif dari dalam dan luar negeri.
IBTE 2026 yang digelar bersama Indonesia Stationery Expo menjadi salah satu ajang berorientasi business to business (B2B). Pameran ini membuka ruang pertemuan antara produsen, distributor, supplier, retailer, importir, hingga buyer untuk membangun jaringan dan menjajaki peluang kerja sama bisnis.
Beragam kategori produk akan ditampilkan selama penyelenggaraan. Mulai dari mainan anak, produk bayi dan kebutuhan maternitas, mainan edukatif, stationery, hingga produk industri kreatif berbasis karakter, lisensi, dan kekayaan intelektual.
Berdasarkan materi promosi penyelenggara, IBTE 2026 akan menghadirkan lebih dari 1.000 booth dari berbagai kategori industri. Ajang tersebut juga diproyeksikan menjadi titik pertemuan pelaku usaha dengan jaringan pembeli dari sektor supermarket, e-commerce, hingga perdagangan grosir.
Pameran internasional ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas. Pertemuan dengan buyer dan mitra bisnis potensial dapat dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi sekaligus membuka akses menuju pasar regional dan global.
Selain memperluas jaringan bisnis, IBTE 2026 menjadi kesempatan bagi pelaku industri untuk mengikuti perkembangan tren pasar. Inovasi mainan edukatif, perlengkapan bayi, produk stationery, hingga bisnis lisensi menjadi sejumlah sektor yang terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan konsumen.
Bagi produsen dan brand lokal, kehadiran pameran berskala internasional di Indonesia memberikan kesempatan untuk mengukur daya saing produk sekaligus mempelajari perkembangan industri global.
Penyelenggaraan IBTE 2026 diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri mainan, produk bayi, dan kreatif nasional. Ajang ini juga berpotensi membuka lebih banyak peluang kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra internasional serta memperluas jangkauan produk lokal ke pasar Asia Tenggara.
