Realisasi Janji Kampanye, Tri Adhianto Dorong Perpustakaan Baru Kota Bekasi Tampil Modern dan Ramah Generasi Muda

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan pembangunan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi terus berjalan sebagai salah satu program prioritas yang menjadi bagian dari realisasi janji kampanyenya. Saat meninjau progres pembangunan pada Jumat (10/7/2026), ia meminta agar desain bangunan dibuat lebih modern, dinamis, dan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Tri menilai, perpustakaan yang sedang dibangun di Jalan Sultan Agung itu tidak boleh memiliki tampilan seperti gedung pemerintahan pada umumnya. Sebaliknya, bangunan harus menghadirkan kesan terbuka, nyaman, dan ramah bagi seluruh kalangan, terutama pelajar, mahasiswa, serta generasi muda.

“Perpustakaan harus menjadi tempat yang membuat orang ingin datang. Bukan hanya untuk membaca buku, tetapi juga belajar, berdiskusi, dan mengembangkan ide-ide baru,” ujar Tri.

Menurutnya, pembangunan perpustakaan modern tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang menginginkan ruang belajar yang lebih representatif. Karena itu, konsep yang diusung tidak lagi sekadar menyediakan rak-rak buku, tetapi menghadirkan ruang publik yang mendukung aktivitas edukasi, kreativitas, dan kolaborasi.

Perpustakaan masa kini, lanjut Tri, harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Kehadirannya diharapkan menjadi wadah bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum untuk mengerjakan tugas, bertukar gagasan, membangun jejaring, sekaligus mengembangkan potensi diri.

Perpustakaan Daerah Kota Bekasi yang berada di bawah pengelolaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) selama ini telah menyediakan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari layanan baca di tempat, peminjaman koleksi, pembinaan perpustakaan sekolah, hingga program pembudayaan gemar membaca. Pemerintah Kota Bekasi juga terus memperkuat transformasi layanan melalui digitalisasi perpustakaan, peningkatan kualitas koleksi, pengembangan kompetensi pustakawan, serta penerapan konsep perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Gedung perpustakaan baru yang dibangun tepat di seberang Grand Mall Bekasi itu ditargetkan rampung pada akhir 2028. Kehadirannya diharapkan menjadi pusat literasi modern yang mampu meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus menjadi ruang publik yang mendorong lahirnya inovasi, kreativitas, dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Bekasi.

Melalui proyek tersebut, Pemerintah Kota Bekasi ingin menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik, tetapi juga melalui penyediaan ruang belajar yang berkualitas sebagai investasi bagi kemajuan kota di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *